Sabtu, 18 Februari 2017

Alhamdulillah

Alhamdulillah masih cerita tri mester pertama, subhanallah..

Jazakumullah khair bapak, de  indah, kalian selalu ada. Juga mama walaupun kurang lebih 13 tahun tidak satu atap dengan kami tapi tapi mama yang paling perhatian ketika anak2nya sakit. Keluarga besar dan sahabat2 yang tidak bisa kusebut satu persatu yang selalu membantuku, dan mendo'akanku dalam diam. Terimakasih. Semoga Allah membalas kebaikan kalian semua.

Juga tentu saja my mood booster, suamiku yang juga selalu mendo'akan, dan bekerja keras pagi siang malam demi keluarga kecil kita. Semoga lelahmu menjadi ibadah, kerjamu mendapatkan berkah dan keringatmu kelak menjadi pahala dan saksi di yaumul hisab. I Love You.

Tidak lupa calon dede bayiku I love you. Ada kamu di dalem sini jadi terasa berbeda sayang. Sehat terus ya de ❤

Aku sayang kalian karena Allah. Kalian yang selalu kusematkan dalam setiap do'aku. Insyaa Allah

Kamis, 16 Februari 2017

Untitled

Fitrahnya setiap manusia butuh kepada Al-Khaliq. Khususnya perempuan yang memiliki jiwa yang begitu lemah, yang air matanya mudah sekali jatuh. Lantas hanya kepada siapa layak berkeluh kesah? Tentu hanya kepada Al-Khaliq. Hanya Allah sajalah yang memahami setiap desah nafas, mengerti setiap keluhan hati.
Maka selayaknya pula kita berusaha maraih cinta  pada Al-Khaliq, meski nyawa menjadi taruhan.

Semoga kita semua dapat meraih cinta-Nya.

#noteformyself

-Akhwat lemah-

Rabu, 25 Januari 2017

I Miss U but I Hate U, "Cokelat"

Dari kecil saya suka sekali sama makanan yang serba cokelat. Roti cokelat, susu cokelat, es krim cokelat apalagi snack jajanan anak-anak mulai dari ben*2, cokelat pasta chok** , mil*, ny*m2,  etc.

Mungkin hampir setiap hari makan snack cokelat kayaknya, sampai setelah Menikah pun masih doyan, entah itu gado-in mi*o, sampai2 kerupuk, keripik2, opak, rengginang dkk dibanding dioles saus cabe, saya mah malah diolesin chok*2.

Lebaaay .......

eh tapi beneran, seriusan itu nyata. Rasanya enak, waktu itu.

Saya juga doyan banget liat video-video dessert cokelat di ig, saya follow beberapa akun  resep dessert serba cokelat.

Tapi yang namanya rasa  ngga ada yang abadi ya? Maa syaa Allah, saat kita suka sekali sama sesuatu, tiba-tiba Allah cabut rasa itu. Yang asalnya suka, jadi nggak suka. Bawaan hamil? Mungkin, Wallahu a'lam.

Sekarang saya unfollow semua akun dessert yang serba cokelat, liat video cokelat malah "eneg", apalagi makan snack cokelat, jadi mual.

Alhamdulillah segala rasa ini dari Allah, dinikmati saja ya. Nanti, bisa jadi suka lagi, tidak ada yang tahu. 😭

Gak apa2 sekarang saya jadi benci cokelat, asalkan jangan benci kamu, ya. ❤

-------------------
Anyway, jadi rindu tuan "Ter..ter..." yang ada di sana.
Salam, peluk terhangat dari istrimu ini yang sedang insomnia, mungkin ini efek LDR sementara ya, malam-malam susah tidur, jadi nulis di blog ga karuan. Maafkan. ^^

Kamis, 19 Januari 2017

Amanah di bulan rabi'utssani ❤

Mungkin ini yang dirasakan ibu2 saat dulu mengandung anak2nya, fase trimester pertama alhamdulillah maasyaa Allah luar biasa nikmat 😊. Mulai dari mual muntah, pusing, sampe collapse alias pingsan, sakit ulu hati, perut begah, diisi salah, gak diisi salah. lidah pahit, sampai kehilangan nafsu makan. Makanan terasa hambar semua, air putih apalagi. Belum lagi dimarahin bu dokter/bu bidan dibilang kurang gizi, TB dan BB gak seimbang katanya. TB sy 167 , BB 48 . Harus tetap makan, walaupun gak enak, di enak-enakin aja demi kamu nak 😭

By the way, jadi curhat yaaa, maaf 😂

Alhamdulillah setelah kosong 11 bulan akhirnya dapat merasakan nikmatnya menjadi ibu hamil, kado terindah yang Allah beri di usia 1 tahun pernikahan ini. Rasanya percaga ga percaya Mudah-mudaahan kami bisa menjaga amanah ini yaa Allah. Sehatkan kami, kelak sempurnakanlah  perkembangnnya, lancarkanlah hingga persalinan nanti. Aamiin ya Allah 😭

Untuk sahabat yang sedang menanti tetap sabar dan semangat ikhtiar mudah2n segera dikaruniai, aamiin. Dan yang terpenting adalah merayu Allah, memohon sama Allah berdo'a di waktu2 yang mustajab, juga jadi ingat kata ust. Yusuf Mansur kalau berdo'a itu jangan egois, jangan hanya mendo'akan diri sendiri tapi mendo'akan orang lain juga. Dan juga Jangan malu meminta do'a dari siapa saja yang kita temui. Karena mungkin saja ini pun merupakan do'a dari mereka yang mendo'akakan saya, tanpa sepengetahuan saya. Alhamdulillah Jazakumullah khairan katsiir. 

Do'akan juga semoga saya bisa menjadi istri shalihah sekaligus ibu yang shalihah, dan begitu pula suami saya, mudah2n bisa menjadi suami yang shalih, sekaligus ayah yang shalih dan siaga, agar bisa sama2 saling menuntun hingga ke surga. Aamiin Allahumma aamiin 😇😇

Rabu, 28 September 2016

Drama anak paud 1

Sebuah percakapan anak2 setelah belajar mengaji di rumah. "Tan.. di Tv tante bisa nonton yutup ya? Kita boleh nonton ngga?" Celotehan anak2 polos masih paud dan sd.
Dalam hati mikir,  mau nonton apa mereka. Ah palingan cuma nonton upin ipin.
Me: "iya boleh aja.. tante tinggal ke dapur sebentar yaa"

Saya ninggalin anak2 sebentar  ngupyek di dapur. Beberapa menit kemudian kembali lagi, diam-diam memerhatikan mereka yg sedang asyik mengetik "Mermaid in Love" dan muncullah page2 nya.
Me: "itu apa sih? Tante penasaran"
Anak2: "ih tante gak pernah nonton tv yaaa... ini kan sinetron paling rame tan.."
Me: #$%¥₩?(@# %%% ??

Jujur aja memang, saya kudet, kurang suka nonton tv apalagi sinetron. 😂

Setelah cari tahu, ternyata eh ternyata itu sinetron percintaan. Mereka? anak2 paud? Sinetron percintaan?

Me: *Tarik nafas panjaaang*  -____-

#ToBeContinued

Kamis, 22 September 2016

Semua ada waktunya

Kita, bumi dan dua mata koin. Mungkin dibelahan bumi sebelah sana ada yang riang menyambut hangatnya sinar matahari, bermandikan bahagia. Dan mungkin dibelahan bumi sebelah sini ada yang gundah menyambut dinginnya air hujan yang tidak kunjung berhenti sedari pagi. 
Tapi bisa saja kita tidak saling tahu apa yang sedang terjadi dalam waktu bersamaan di tempat yang berbeda. Atau bisa jadi kita saling tahu, tapi berlagak seolah tidak tahu.
Eh apapun itu. sama seperti dua mata koin, yang harus terus diingat adalah kita saling melengkapi dan saling menyeimbangkan. Pun juga dua sisi bumi, mungkin hari ini cerah, tapi besok bisa jadi hujan badai. Atau mungkin hari ini gerimis seharian, tapi besok boleh jadi langit berubah hangat. 
Kita saling melengkapi dan saling menyeimbangkan satu sama lainnya.
Semua ada gilirannya, semua ada waktunya. ❤

Senin, 15 Agustus 2016

Aku bahagia karena Allah

Yeserday, my beloved husband said:  "kok kelihatan malah makin kurusan? nggak bahagia ya sama aa?"
Me: astaghfirullah, standar bahagia/engga itu bukan diukur dari berat badannya aa sayang :'(

Ya, Itu karena BB saya turun 6 kg,  mungkin itu efek shaum ramadhan kemarin. Ga apa2 ya turun juga asalkan sehat. Hehe

Sahabat, standar bahagia bukan dilihat dari kesuksesan duniawi, banyaknya harta, apalagi bertambahnya berat badan. Standar bahagia cuman 1, syari'at islam.
Ya, ketika kita bisa melaksanakan aktivitas, sesuai apa yang diperintahkan-Nya. Dan menjauhi apa2 yang dilarang-Nya. Dan yang pasti mensyukuri apa2 yang telah dianugerahkan oleh-Nya.

Dear, 😢

Aku bahagia ketika kamu tidak tergiur dengan KPR, leasing kendaraan, kredit di bank. Karena tau itu riba.
Aku bahagia ketika kamu mengingatkanku untuk banyak istighfar, berdzikir, dan bershalawat.
Aku bahagia ketika kamu mengingatkanku untuk membaca al-quran dan juga membaca artinya.
Aku bahagia ketika kamu mengingatkanku shalat sunnah.
Aku bahagia ketika kamu mengingatkanku untuk shalat witir dan membaca al-mulk ketika hendak tidur.
Aku bahagia ketika kamu melantukan surah al-waqiah sepulang dari masjid setiap subuh.
Aku bahagia ketika kamu marah, karena aku tidak membangunkanmu sebelum adzan subuh.
Aku bahagia ketika kamu mengingatkanku untuk memanjatkan do'a saat hujan tiba.

Aku bahagia ketika aku bisa membuat masakan untuk mu, setiap harinya.
Aku bahagia ketika kamu menghabiskan waktu akhir pekan bersama, bercanda, melakukan hal2 bodoh bersama.

Aku bahagia ketika kamu mengucap ikrar suci dihadapan orangtuaku.
Aku bahagia Ketika kamu menghalalkanku.
Aku bahagia
sejak aku dimilikimu.

Alhamdulillah, Aku bahagia.
Aku bahagia karena Allah mempersatukan kita di dunia, semoga kelak hingga ke surga-Nya.

Yaa muqollibal quluub tsabbit quluubani 'alaa diinika. Yaa muqollibal quluub tsabbit quluubai 'alaa tha'atika.
Aamiin Allahumma aamiin.